Contoh Dan Arti Prolog Dan Epilog

Diposting pada
Contoh Dan Arti Prolog Dan Epilog – Selamat datang kembali kawan-kawan semua. Di pembahasan hari ini kami bakal mengulas mengenai bahasa drama yaitu prolog dan  epilog. Di dalam pelajaran Bahasa Indonesia tidak sedikit sekali bahasa drama yang mungkin telah kami pelajari sebelumnya. Dan mungkin telah tidak sedikit dari kami yang telah memahami apa itu prolog dan epilog. Seiring perkembangan zaman, istilah tersebut selain dipakai dalam sastra drama, namun juga dipakai dalam sastra naskah dan sastra-sastra lainnya.
Pengertian Prolog

Prolog yaitu pengangkut naskah alias kadang tidak jarang disebut juga sebagai pendahuluan dalam drama yang isinya satu alias berbagai pendapat pengarang mengenai cerita drama yang disaapabilan. Prolog berperan penting dalam lakon sebuah drama sebab berfungsi untuk hebat ketertarikan pembaca untuk mengikuti lakon dan alur drama yang ditulis. Oleh sebab itulah prolog berisi synpilihans lakon, perkenalan tokoh-tokoh dan pemerannya dan konflik-konflik yang ada di dalam sebuah drama.
Contoh Prolog

Contoh prolog 1

Dunia ini terasa berhenti, ketika Aku  wajib siap menerima kenyataan pahit, mempunyai seorang Ayah dengan keadaan cacat. Ku ingin Ayah lebih sempurna, seseorang yang tidak cacat, semacam Ayahnya semua orang. Seorang Ayah yang bisa mendengar harapanku dan kekhawatiranku. Di sini, di Rumah petakku, aku hanya tinggal berdua dengan Ayah, setelah kematian Ibuku berbagai tahun yang lalu. Hanya Ayah satu-satunya keluarga yang aku miliki. Andalan yang mungkin tidak bisa aku harapkan.

Contoh prolog 2

Bagiku waktu rutin pagi. Diantara potongan dua puluh empat jam sehari, bagiku pagi merupakan waktu yang paling indah. Ketika janji-janji baru timbul seiring embun menggelayut di ujung dedaunan. Ketika harapan-harapan baru merekah bersama kabut yang mengambang di persawahan sampai nun jauh di kaki pegunungan. Pagi berarti satu hari yang melelahkan telah terlampaui lagi. Pagi berarti satu malam dengan mimpi-mimpi yang menyesakkan terlewati lagi, malam-malam panjang, gerakan tubuh resah, kerinduan, dan helaan napas tertahan.
Pengertian Epilog

Salah satu  istilah yang berkaitan dengan prolog yang wajib ada dalam sebuah cerita drama yaitu epilog. Apabila tadi kami telah mengenal bahwa prolog merupakan pendahuluan, maka epilog merupakan kebalikannya. Epilog yaitu penutup alias akhir dari cerita drama yang telah di buat. Epilog kadang berisi mengenai kesimpulan, amanat dari drama alias pelajaran yang bisa diambil dari sebuah drama.

Kegunaaan mutlak dari epilog yaitu memberi tau inti dan penjelasan-penjelasan mengenai sebuahdrama dan juga berisi kesimpulan alias komentar yang dari drama yang telah disaapabilan.
Contoh Epilog

Contoh epilog 1

Kematian Ayah yang begitu cepat membikinku sadar bahwa Ayah lah segalanya. Ayah lah satu-satunya lelaki yang bisa mengerti dan tidak bakal sempat menyakitiku. Seusai kepergiannya berbagai tahun lalu, aku sangatlah merasakan kehilangan yang teramat dalam.  Saat ini aku menjalani nasibku dengan kesendirian. Hari-hariku berbalut kekecewaan dan luka mendalam. Tiada lagi sosok Ayah yang menemaniku, yang memanjakanku, dan yang rutin ada untukku. Aku yakin Tuhan bakal menurunkan seorang malaikat yang bakal menemani dan membikin tawa tersanjung untuk hari esok dan sesemakinnya.

Contoh epilog 2

Malin kundang pun telah berubah menjadi batu, ketika ia meminta ampun terhadap Ibunya karna kesalahannya yang tidak mengakui ibunya sendiri. Kapal, kru dan istrinya tenggelam ke dasar laut. Tidak ada yang bisa membantah ataupun menghalangi kemurkaan ibunya terhadapnya. Itulah hasil apabila kami memberontak terhadap orang tua kami khususnya untuk bunda kita.

Contoh Dan Arti Prolog Dan Epilog – Demikian dalah pembahasan kami mengenai contoh dan arti prolog dan epilog. Semoga bisa memberbagi kegunaaan bagi kami maupun bagi pembaca yang lain. Semoga bisa menolong kamu semua dalam menentukan dan membikin sebuahnaskah drama. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.